APA YANG DI MAKSUD DENGAN PERMAINAN JUDI SLOT ZEUS DAN LARANGANNYA


“Yang disebut permainan judi slot zeus adalah tiap-tiap permainan, dimana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya.”

Dari ketentuan KUHP tersebut dapat kita lihat bahwa dalam permainan judi slot zeus, terdapat unsur keuntungan (untung) yang bergantung pada peruntungan (untung-untungan) atau kemahiran/kepintaran pemain. Selain itu, dalam permainan judi juga melibatkan adanya pertaruhan.


Jika Saudara bermain catur karena mengikuti perlombaan dan mendapatkan uang sebagai hadiah (prize) ketika memenangkan permainan catur, maka hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai judi. Berbeda halnya jika Saudara melihat orang lain bermain catur, kemudian Saudara bertaruh dengan teman Anda bahwa yang menang adalah (misal) A atau B maka tindakan tersebut baru merupakan perjudian, karena berdasarkan isi Pasal 303 KUHP di atas bahwa pertaruhan yang dilakukan yang oleh orang yang tidak ikut berlomba adalah judi slot zeus.

Slot Zeus
Apa Yang Dimaksud Dengan Judi Slot Zeus dan Larangannya

Atau, ketika Saudara mengajak atau diajak oleh orang lain bermain catur dan melibatkan pertaruhan di dalamnya, sehingga ketika salah satu di antara Anda memenangkan permainan, akan memperoleh keuntungan (misal: uang) dari pihak lainnya. Hal tersebut dapat digolongkan sebagai judi. Karena merujuk kembali pada ketentuan Pasal 303 KUHP di atas bahwa judi adalah setiap permainan yang kemungkinan mendapat untungnya bergantung pada peruntungan atau kemahiran pemainnya dan melibatkan pertaruhan di dalamnya.

Jadi sesuai ketentuan Pasal 303 KUHP, setiap permainan yang kemungkinan untuk mendapatkan keuntungannya adalah bergantung pada peruntungan atau kemahiran pemain dan melibatkan pertaruhan di dalamnya, maka perbuatan tersebut adalah judi. Dalam hal ini, jika permainan catur tersebut melibatkan pertaruhan, maka termasuk sebagai judi.

Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya.tidak hanya menjelaskan pengertian dari judi, namun juga berbagai ancaman yang dapat dikenakan kepada para pelaku judi, seperti pada KUHP Pasal 303 ayat 1 yang mana diancam pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah. Dengan cukup beratnya ancaman tersebut membuat judi sebagai sebuah permainan yang dilarang oleh negara, dan mengacu pada PPP dan juga SPS bahwa penyelenggara penyiaran dilarang menyiarkan muatan judi.

Hal tersebut sudah melanggar peraturan yang ada di PPP Pasal 19 yang berisi bahwa lembaga penyiaran wajib tunduk pada ketentuan pelanggaran dan/atau pembatasan program siaran terkait muatan perjudian. Selain melanggar PPP pasal 19, tayangan tersebut juga melanggar SPS pasal 28 ayat 1 yang berisikan program siaran dilarang membenarkan muatan praktek perjudian sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari dan juga SPS pasal 28 ayat 4 yang berisi program siaran dilarang dijadikan sebagai sarana perjudian yang mana memang skor pertandinganlah yang dijadikan sarana perjudian oleh website tersebut.

Perjudian di Indonesia secara hukum saja sudah dilarang peredarannya apalagi perjudian dalam ranah agama. Mengingat semua agama melarang adanya bentuk perjudian, tidak terkecuali di agama Islam sendiri.
Umat muslim dengan kitabnya ialah Al-Qur’an sangat melarang keras untuk umat-Nya melakukan perjudian dalam hal apa pun. Semuanya sudah tersaring dan terlukis dalam kitab Al-Qur’an. Lagi pula, dalam kehidupan Al-Qur’an yang menjadi pendoman dalam kehidupan, jadi apa yang tidak sesuai dengan koridor syariat Islam maka akan berlabel haram. Agar tidak salah dalam melangkah dan mengarungi kehidupan ini.

Bemain Judi itu Memalingkan Manusia dari Zikrullah
Dalam ayat yang sama bahwa berjudi bisa membuat kita berpaling dari Allah. Mengapa hal itu bisa terjadi? hal itu karena ketika keasyikan bermain judi maka akan membuat kita berpaling dari zikrullah atau mengingat Allah. Padahal dengan mengingat Allah kita akan merasa tenang, aman dan terkendali. Untuk itu akhirnya adanya pelarangan judi dalam Islam.
Manusia yang bermain judi akan menikmati permainannya, walau itu yang ada taruhannya atau tidak. Karena, melihat di lapangan yang masih saja peredaran judi masih ada dan seolah luput dari pihak berwajib, orang-orang yang bermain akan fokus dan sangat menikmati agar bisa memenangkan permainan. Hal, ini lah yang akhirnya membuat manusia lalai dan menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang percuma. Katanya untuk refreshing, tetapi malah menuai bencana karena terkesan buang-buang waktu.

Perjudian Memunculkan Perseteruan Antara Manusia
Sudah dibahas di atas bahwa perilaku berjudi itu dikaitkan dengan setan. Setan turun ke bumi membawa misi untuk bisa mengjak manusia ikut untuk mendekam di neraka bersamanya. Untuk itu judi atau perjudian dijadikan jalan untuk setan bisa menguasa manusia yaitu dengan memunculkan perseteruan antara manusia. Ketika dalam kondisi diselimuti nafsu, memiliki kedengkian dan sifat-sifat yang tercela lainnya yang didapatkan dari bermain judi, maka kan semakin mudah untuk setan mempengaruhimu untuk berbuat hal-hal yang lebih buruk lagi.
Hal ini sesuai dengan larangan judi menurut dalil yang dimaksud setan akan memuncukan perseteruan dan kedengkian antara kamu disebabkan karena khamr dan berjudi. Sangat-sangat jelas bukan larangan yang termaktub dalam surah di Al-Qur’an tersebut.

Padahal kita sesama saudara seiman tidaklah pantas untuk saling membenci, mencemoh, mencaci maki atau sampai memutuskan tali silahturahim antara satu dengan yang lain. Jangan gara-gara judi bukannya membuat diri kita semakin akrab dengan tetangga atau saudara seiman lainnya malah menimbulkan perpecahan hanya perkara judi yang menyesatkan. Jika saja sudah pecah silahturahim, maka akan berbahagialah setan yang berhasil menghasutmu dalam jalan keburukan.


Bermain Judi Dapat Melalaikan dari Salat
Senada dengan penjelasan sebelumnya bahwa bermain judi dapat membuat manusia lupa akan Penciptanya juga ternyata dapat melalaikan dari salat yang merupakan kewajiban umat muslim. Apabila sudah candu akan bermain judi, maka bukan hal aneh untuk meninggalkan salat. Karena bermain judi kepada waktu saja lupa, kepada Allah tidak ingat apalagi kepada kewajibannya. Sangat mudah untu ditinggalkan begitu saja. Padahal sudah jelas bahwa Islam melarang keras umat-Nya untuk berjudi.

Sebenarnya dari pada melakukan sesuatu yang jelas larangan judi menurut dalil Al-Qur’an di atas adalah haram. Akan lebih baik untuk kamu menghabiskan waktu hal-hal yang lebih positif seperti membaca, menulis, tadabur alam, mengaji atau hal-hal yang menghadirkan manfaat bukan mudharat. Semoga bermanfaat informasi di atas, dan ayo berhenti untuk dekat-dekat dengan perjudian dalam bentuk apa pun.